Bush dan Obama Mendukung Pembunuhan Keji Terhadap Anak-Anak di Palestina


udah diduga bahwa kemenangan Obama tidak akan memberikan pengaruh besar pada kebijakan Obama. Walaupun Bush telah mendekati akhir masa jabatannya tetapi kebijakan baru yang tentunya berdasarkan persetujuan rejim pemerintahan Obama yang baru tetap menyetujui pembantaian sadis tersebut.

Seperti dilansir dari Associated Press bahwa Juru bicara Gedung Putih melalui Gordon Johndroe menyatakan bahwa AS tetap berpendirian untuk menghancurkan kekutan Pejuang Palestina yang masih berupaya untuk mendapatkan kembali tanah rakyat Palestina yang direbut oleh Israel dengan melakukan serangan roketnya ke Israel. Amerika menilai, serangan Israel ke Jalur Gaza dilakukan sebagai tindakan reaksi atas serangan roket tersebut. 

AS sama sekali tidak membahas sedikitpun untuk mengembalikan tanah-tanah rakyat Palestina dan 4000 sertifikat tanah rakyat Palestina yang direbut oleh kaum Zionis tersebut. Serangan Hamas adalah reaksi atas berbagai penyerobotan tanah yang dilakukan oleh Israel.

Amerika melihat Hamas bertanggung-jawab atas pelanggaran gencatan senjata, tetapi sama sekali tidak memikirkan tentang tanggungjawab agresi Israel yang telah membunuh sebanyak 430 orang sipil yang sebagian terdiri dari anak-anak yang tidak berdosa.

Bush hanya menyalahkan Hamas secara sepihak tanpa memberikan peringatan untuk tentara Israel yang secara masif terus memborbardir wilayah pemukiman di Gaza. Bush juga sama sekali tidak memiliki empati dan perasaan terhadap korban anak-anak dan wanita yang semakin hari semakin banyak. 

Demikian juga dengan Obama sang “Perubah” yang tidak lebih dari sekedar sepembual kampanye. Tidak akan memberikan harapan pada masa depan Timur Tengah yang lebih baik.

Sumber

Iklan
%d blogger menyukai ini: