Media, Berita dan Propaganda


Majalah UMMATie.......  Menyongsong Kejayaan Umat

Berita sudah menjadi konsumsi harian bagi kita semua, bahkan sesuatu yang terjadi di belahan bumi yang lain sudah bisa kita saksikan pada waktu itu juga ketika kejadian berlangsung, berita yang demikian mengglobal bisa tersaji dengan cepat tidak lepas dari peran media. Media memiliki peran besar, karena dengan medialah kita mengetahui hal-hal baru juga dengan media pula kita mengenal dan mengevaluasi kebijakan pemimpin kita yang terhormat hanya saja disayangkan media saat ini tidak lagi sekedar menyampaikan berita yang berimbang. bahkan media sudah memasuki ranah propaganda, dimana kepentingan akan ratting, iklan dan oplah penjualan sudah merasuk pada diri pahlawan informasi ini.

Kita sering melihat tajuk-tajuk utama pada harian yang memiliki oplah besar diberbagai kota dengan menggunakan kalimat propaganda yang sangat mempengaruhi opini pembacanya. Sangat jarang ada media yang hanya menyampaikan berita apa adanya bahkan berimbang tanpa propaganda. Bahkan tidak sedikit kejadian yang sebenarnya biasa-biasa saja menjadi heboh dan berskala nasional gara-gara pemberitaan media. Demikian juga sebaliknya kejadian yang penting dan sangat mempengaruhi kehidupan berbangsa dan bernegara justru tenggelam karena  kejadian remeh temeh karena ulah pemberitaan media.

Berita kini sudah menjadi komoditi global yang sangat menguntungkan, sehingga media juga berubah menjadi korporasi global yang sangat menentukan opini, pandangan bahkan standar kehidupan masyarakat dunia. sebagai sebuah korporasi besar, maka keuntungan adalah segalanya. Sudut pandang yang digunakan bukan lagi pemberitaan yang seimbang tapi pemberitaan yang menguntungkan dan meningkatkan ratting, terlepas apakan berita tersebut benar, atau rekayasa.

Rakyat dan umat menjadi objek sebagai ladang mencari keuntungan dengan menjual propaganda-propaganda palsu yang menyesatkan. Sementara mereka menikmati hasil secara materi dari propaganda yang mereka serukan mereka pun (media: red) mendapat keyakinan dan dukungan kuat dari masyarakat luas akibat umpan propaganda yang di amini para peminatnya.

Lemahnya daya pikir masyarakat jadi sasaran utama dimana media memasukan pemikiran-pemikiran yang hanya berisi sampah belaka dan hanya merusak moral para penikmatnya. (Mj-Ummatie)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: