Ratusan Warga Kembali Serbu Yayasan Kyai Cabul (korban 25 Anak)


Surabaya – Ratusan warga Kedung Rukem IV Surabaya kembali mendatangi Masjid Nurullah, tempat ibadah Ya Ibad atau Yayasan Almukhashin Ibadurahman, Jumat (26/9/2008).

Mereka memprotes tempat tersebut yang sudah difungsikan kembali, setelah fakum beberapa bulan. Fakum tersebut diakibatkan Pemimpin Yayasan, Kyai As’ad diproses hukum setelah mencabuli anak di bawah umur sebanyak 25 anak.

Warga yang sudah menggeruduk masjid sejak pukul 08.30 WIB itu hanya duduk-duduk di depan masjid dengan menggelar poster. Mereka menggelar poster yang berbunyi, ‘Korban Kyai Cabul Bukan Fitnah Bukan Rekayasa Tapi Fakta. Semuanya Perbuatan Kyai Asad’,’As’ad Kyai Bejat dan Seret Pembelanya’.

Dari pantauan detiksurabaya.com, aksi warga ini dijaga ketat puluhan anggota polisi dari Surabaya Selatan. Warga tampak bersorak saat jamaah masjid tersebut berdatangan mengikuti salat Jumat.

Seperti saat seorang pria memakai sarung dan berpeci saat masuk ke masjid. Warga yang tanpa dikomando berteriak, “huu..huu..Ngapain salat di tempat orang yang bejat dan imamnya seorang cabul’.

“Aksi warga ini dipicu oleh aksi main belakang Ya Ibad dan pengurusnya tadi malam. Awalnya mereka mengaku sudah mendapat izin dari pihak kepolisian untuk bersih-bersih masjid. Namun 30 menit kemudian, tiba-tiba berbondong-bondong 100 anak yatim yang datang untuk pembagian zakat. Setelah itu dilanjutkan jamaah Ya Ibad melakukan salat tarawih,” kata salah satu warga, Roni kepada detiksurabaya.com di lokasi.

Sementara jamaah Ya Ibad wanita yang tidak bisa keluar dari masjid, berada di lantai I tepatnya di dalam sekretariat yayasan dan dijaga ketat oleh pihak kepolisian.

Hingga pukul 11.45 WIB dilakukan perundingan antara pihak kepolisian, warga dan pengurus Ya Ibad.

Sebelumnya, seorang guru ngaji Kyai As’ad Syukur Fauzanni (56) mencabuli satu per satu santri perempuan yang masih berusia 10-16 tahun. Kini pria yang menderita diabetes mellitus itu menghuni Rutan Medaeng. (dtk-Surabya)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: