“Jelang Natal, Rabi Israel Larang Simbol Kristen di Hotel dan Tempat Hiburan”. Umat Muslim Seharusnya Melakukannya Lebih Dari Itu!


Pimpinan kerabian Israel (lembaga tertinggi agama Yahudi) menuntut agar tempat-tempat hiburan untuk tidak memajang dan membuat dekorasi berupa simbol-simbol agama Kristen dalam menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru mendatang.

Dalam edisi Selasa 22/12/2009, harian Israel “Yediot Ahronot” Kepala Kerabian Israel menyerukan agar hotel, restoran dan kafe yang berada di Israel untuk tidak menampilkan simbol-simbol agama Kristen seperti pohon Natal dan mainan “Santa Claus” menjelang perayaan hari Natal dan Tahun Baru Hari di akhir minggu ini.

Akibat adanya seruan dari pimpinan rabi Israel yang melarang hal itu, telah menimbulkan kecaman dan kemarahan umat kristen di seluruh dunia, sejumlah surat protes dilayangkan kepada kementrian luar negeri Isreal atas seruan tersebut.

Kementrian luar negeri Israel juga menerima surat protes dari duta besar Vatikan di Israel termasuk surat protes dari lembaga-lembaga dan media-media yang ada di seluruh dunia termasuk kecaman dari anggota kongres AS yang mengecam Duta Besar Israel di Washington, Michael Oren.

Sebagai respons atas permintaan dari Departemen Luar Negeri, Direktur Jenderal Kantor Kepala Kerabian Wiener Oded mengatakan: “ini tidak berbicara tentang larangan, namun hanya sebuah rekomendasi” untuk tidak menampilkan simbol-simbol agama Kristen menjelang datangnya natal dan tahun baru.”

Yang menariknya lapor surat kabar Yediot Aharonot – bahwa setiap tahun hampir delapan ribu diplomat yang berada di Israel menerima pohon cemara yang akan dihias pada waktu hari natal dari Kementerian Luar Negeri Israel .

Sejak dahulu wilayah Israel dan Palestina merupakan tempat wisata rohani bagi umat Kristen dari seluruh dunia untuk mengunjungi Tanah Suci.

Pada hari-hari menjelang natal setiap tahunnya, para pendeta Yahudi aktif menyerukan untuk melarang pemajangan simbol-simbol agama Kristen di hotel-hotel dan tempat-tempat hiburan, dan memberikan tekanan pada tempat-tempat tersebut melalui sebuah ancaman untuk menarik sertifikat “Halal” dan menyerukan umat Yahudi untuk memboikot mereka, jika mereka tidak mentaati seruan larangan tersebut.(fq/iol)

Satu Tanggapan

  1. […] “Jelang Natal, Rabi Israel Larang Simbol Kristen di Hotel dan Tempat Hiburan”. Umat Musl… […]

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: